Monday

Pelajaran Luqman Hakim Kepada Putranya


Nasihat Lukmanul Hakim Untuk Anaknya
MARTIZAINFO_ lihat bagaimana  cara luqman hakim dalam menasihat putranya untuk beriman kepada Allah dengan cara cara yang bijak. 

Nasihat nasihat beliau luqman hakim menjadi suritaulada bagi kita umat islam.

Ada pendapat ulama mengatakan bahwa manusia biasa yang di abadikan dalam Al-Qur’an adalah Luqman Al-hakim, karena sifat perbuatanya penuh hikmah, yang kita kenal dengan nasihatnya kepada anak-anaknya sebagaimana dijelaskan dalam surat Luqman ayat 12 – 19 .

Ibnu kasir berpendapat nama panjang Luqman  bin Unaqa’ bin Sadun. Sedangkan asal usul Luqman, sebagian ulama berpendapat, Ibnu Abbas menyatakan bahwa Lukman adalah seorang tukang kayu dari Habsyi. Ada yang berpendapat lain Lukman adalah seorang hakim dizaman Nabi Dawud .AS.

Nasihat–nasehat Luqman hakim yang penuh hikmah banyak dijadikan referensi para orang  muslim.  Sebagai mana dijelaskan dalam alqur’an nilai nilai pendidikan dalam kisah Luqman hakim .

Pertama : Mendidik Anak Pertama Dengan Nilai Nilai Akidah Islam Yang Kuat,

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لاِبْنِهِ وَهُوَيَعِظُهُ يَابُنَيَّ لاَتُشْرِكْ بِاللهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ(13)
Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kelaliman yang besar" (Luqman ayat 13)
Dalam mendidik anak, orang tua wajib menanamkan nilai nilai aqidah bahwa Tuhan alam semesta adalah Allah SWT. Sehingga anak akan mengetahui bahwa didunia ini yang wajib disembah hanya Allah Zat Yang Maha Esa. Dan tidak boleh menyekutukan dengan apapun selainya.

Kedua : Mendidik Anak Dengan Kesadaran Bahwa Allah Mengawasi Kita.

يَابُنَيَّ إِنَّهَاإِنْ تَكُ مِثقَالَ حَبَّةٍ مِن خَردَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَو فِي السَّمَوَاتِ أَو فِيَ الأَرْضِ يَأْتِ بِهَااللهُ إِنَّ اللهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ(16
Wahai anakku, sesungguhnya jika ada seberat biji sawi, dan berada dalam batukarang atau dilangit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya, Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”
Setelah anak mengetahui Tuhanya itu Allah swt, mari anak kita dibawa bimbingan kesadaran akan ada Zat Yang Maha Melihat, Maha Mendengar. Sehingga anak diberi tahu bahwa dialam semesata ini SEMUA diawasi oleh Allah SWT. Walaupun perbuatan kita tidak ada yang mengetahui orang lain tetapi Allah Maha Mengetahui, maka dengan sendirinay anak akan selalu berbuat baik tanpa diawasi oleh orang tua / gurunya/orang lain.

Ketiga : Diprintah Untuk Sholat , Amarma’ruf Nahi Munkar Dan Sabar

يَابُنَيَّ أَقِمِ الصَّلاَةَ وَأمُر بِالمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ المُنكَرِ وَاصبِر عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِن عَزمِ الأُمُورِ(17)
Wahai anakku, laksanakanlah shalat dan perintahkanlah mengerjakan yang ma’ruf dan cegahlah dari kemunkaran dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal diutamakan.”
Nilai pendidikan selanjutnya, didiklah anak untuk mendirikan solat 5 waktu, dan belajar berdakwah serta mengamalkan perbuatan baik dan bersabar dalam menjalankan semua yang ditetapkan Allah SWT .

Keempat : Ajarkan Anak Supaya Tidak Sombong Pada Orang Lain.

وَلاَتُصَعِّر خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَتَمشِ فِي الأَرضِ مَرَحًا إِنَّ اللهَ لاَيُحِبُّ كُلَّ مُختَالٍ فَخُورٍ(18)
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman : 18)
Hikmah ke empat ajarkan pada anak-anak kita untuk tidak berbuat sombong pada teman, kerabat, dan orang lain. Berilah ihtibar pada anak anak kita bahwa dengan kesombongan kita akan dibenci Allah, sehingga apa yang kita lakukan makin lama makin hancur karena kesombongan,

Atau ceritakan kisah kisah semisal fir’au, namrud dan kisah lainya yang membantu anak agar cepat memahami dampak  dari pada perbuatan sombong.

Ke lima : Kesederhanaan.

وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِن صَوتِكَ إِنَّ أَنكَرَالأَصْوَاتِ لَصَوتُ الحَمِيرِ(19

“Dan rendah dirilah ketika berjalan dan pelankan suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”
Nasihat Lukman yang terakhir adalah perintah untuk bertindak tanduk dan bertutur kata yang sopan dan sederhana . karena dengan sikap sederhana menghidari manusia dari iri dengki yang membawa permusuhan.

SIAPA YANG TIDAK MENYAYANGI, MAKA DIA TIDAK AKAN DISAYANG 

Artikel Terkait

Pelajaran Luqman Hakim Kepada Putranya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel saya? Silakan berlangganan gratis via email

1 komentar:

February 23, 2018 at 6:34 PM delete

Ajaran / nasihat lukmanul hakim yang wajib di ingat orang tua untuk mendidik putra dan putrinya agar menjadi anak yang soleh dan soleha

Reply
avatar