Showing posts with label Keutamaan Sodaqoh. Show all posts
Showing posts with label Keutamaan Sodaqoh. Show all posts

Monday

Orang Dermawan [Penyumbang Mistery]

Fenomena Orang Dermawan Misterius Di Indonesia
Apa ada Penyumbang Mistery di Tanah Air Ini Indonsia? Dengan menghadapi fenomena kehidupan yang dihadapkan kepada persaingan hidup. 

Banyak usaha koprasi maupun bank mengiming imingi modal usaha, sehingga banyak dikehidupan sekarang ini yang terlilit utang, hutang untuk zaman sekarang bukan hanya dikalangan orang miskin saja, 

Tapi hutang sekarang justru banyak dimiliki para pengusaha bahkan makin besar usaha yang dimiliki bisa terjadi hutangnya makin banyak.


Fenomena ini bisa dilihat di blog,
http://sumbanganmisteri.blogspot.co.id” berapa ratus komen mereka mengharap bantuan kepada orang lain yang dimaksud untuk menolongnya karena terlilit hutang ada juga untuk pengobatan sakit dikarenakan biaya berobat mahal.

Pertanyaanya masih adakah zaman sekarang orang yang Dermawan yang mau menyumbangkan hartanya cuma cuma melalui komen komen di blog?..

Silakan di jawab sendiri dengan bijak...


Karena itu menurut saya baiknya kita yang sedang dalam keadan terkena musibah terlilit hutang jangan banyak melihat google untuk mencari Bantuan Misteri atau Sumbangan Misteri atau Orang Dermawan, tetapi Di google Carilah Artikel yang bisa mendekatkan diri pada Allah, kita bimbing hati kita supaya percaya pada Allah bahwa sebesar apapun masalah kita yang di hadapi baik hutang maupun yang lainya, kalau kita percaya kepada Allah , bahawa Allahlah mampu melunasi hutang kita. Maka saya yakin Allah akan menolong kita.


Tetapi kadang kita tidak sabar, sehingga lebih memilih jalan pintas dalam menyelesaikan persoalan ini, untuk hal ini banyak amalan amalan yang Nabi ajarkan kepada kita umat Islam, bahkan dijabarkan oleh para ulama ulama tentang bagaimana mengamalkan do’a atau wirid tentang cara menyelesaikan masalah duniawiyah.


Saya sendiri pernah dalam masalah ini, dan saya mendekat kepada para ustad untuk minta do'a dan saran mereka semua hanya menyarakana banyak beribadah kepada Allah amalkan amalan sunah Nabi, dan ada wiridan yang disampaikan yaitu kata salah seorang ustad dan hafizd Qur'an beliau meyarankan saya untuk banyak membaca wirid ISTIGHFAR paling sedikit satu hari 100 x, dan saya mecoba dalam sehari paling sedikit 300 x, Alhamdulillah dengan pertolongan Allah ada jalan keluarnya. dan salah satunya lagi amalan ayat 1000 dinar. 


Seperti amalan yang terkenal dengan zikir ayat 1000 dinar ( baca juga : Keutamaan Ayat 1000 Dinar UntukMembayar Hutang )
inilah bacaan ayat 1000 dinar  :

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا



وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ



وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ



إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا


Artinya :
"...Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar." (Ayat 2) 

" Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya..." (Ayat 3) 


"...Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya." (Ayat 3) 


"Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya." (Ayat 5

Bantuan Misteri Yang sesungguhnya itu adalah dari Allah dengan jalan kita mendekatkan diri dengan ibadah.

Motifasi
Dalam salah satu hadits Qudsi, Allah Tabaraka wataala berfirman: “Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (H.R. Muslim) Dalam hadits lain yang dinarasikan oleh Abu Hurairah r.a., Nabi SAW pernah bersabda: “Tidak ada hari yang disambut oleh para hamba melainkan di sana ada dua malaikat yang turun, sala satunya berkata: “Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfaq.” Sedangkan (malaikat) yang lainnya berkata: “Ya Allah berikanlah kehancuran kepada orang-orang yang menahan (hartanya).” (H.R. Bukhari – Muslim) Ada satu kisah pada zaman Nabi SAW yang mana seseorang yang banyak hutang berdiam di masjid di saat orang-orang bekerja. Ketika ditanya oleh Nabi SAW, orang tersebut menjawab bahwa ia sedang banyak hutang. Yang menarik adalah Nabi SAW mengajarkan beliau sebuah doa, yang mana doa tersebut tidak menyebut sama sekali “Bukakanlah pintu rezeki” atau “Perbanyaklah rezeki saya sehingga bisa membayar hutang.” Tetapi doa yang diajarkan oleh Nabi SAW adalah meminta perlindungan dari rasa malas dan bakhil (pelit). Hadits-hadits di atas menjelaskan tentang doa ini, bahwa ketidakpelitan seseorang untuk bersedekah membuka pintu rezeki orang tersebut.
mudah mudahan kita semua yang dalam menghadapi musibah banyak segera mendapat pertolongan  Allah aaaamiiiin,

Baca Juga untuk mempermudah Rizki: 

Keutamaan Surat Waqiah 
Keutaman sholat duha untuk kelancaran rizki
Supaya men-Jadi Orang Kaya

Cara Mendapatkan Rizki Yang Berkah Melimpah

Cara Mendapatkan Keberkahan Harta
Mencari Keberkahan, adalah hal yang dituntut pada setiap orang muslim, bahkan keharusan karena dengan kita mencari keberkahan hidup akan menjadi bahagia didunia dan akhirat, inilah sebab sebab mendapatkan keberkahan pada harta :

Pertama : keimanan dan ketakwaan kepada Allah,
dengan kita selalu menjaga ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan l;arangan-Nya niscahaya kita akan memperoleh keberkahan dalam kehidupan sebagaimana dalam firman Allah dijelaskan Surat : Al-A'raf : 96.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
"Jikalau sekiranya pendududk negri negri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan berkah-berkah dari langit dan bumi kepada mereka, tetepi mereka mendustakan (ayat ayat Kami) itu maka kami menyiksa mereka disebabkan karena perbuatanya."

Kedua Mencari Harta Dari sumber yang halal.
keberkahan itu didapat dari mencari rizki yang halal sumbernya, sebagaimana disabdakan Nabi :
'Siapa yang mengambil harta dengan haknya akan diberi berkah pada harta itu, namun siapa saja yang mengambil suatu harta tanpa hak, perumpamaanya bagaikan orang yang makan, tetapi tidak pernah kenyang".

Ketiga Mengambil harta dengan jiwa yang sakha'wah.
artinya dengan jiwa yang sakha'wah berarti dia mengambil harta tanpa meminta, bersikap tamak dan berlebihan dalam mengapai harta tersebut, Hakim bin Hizam berkata :
" Saya meminta kepada Rasulullah , lalu beliau memberiku , kemudian saya meminta dan beliau memberi, selanjutnya saya meminta dan beliau memberi( lagi)beliau pun bersabda, Wahai hakimsesungguhnya harta itu hijau dan manis, barang siapa yang mengambil(harta) itu dengan jiwa skha'wah (harta)tersebut akan diberkahi untuknya, Namun, barang siapa yang mengambil (harta ) tersebut dengan jiwa yang berlebihan (harta) tersebut tidak akan diberkahi untuknya, seperti orang yang makan, tetapi tidak pernah kenyang, tangan yang diatas lebih baik dari pada tangan yang dibawah.

Keempat : Menginfakkan sebagian harta.
Allah berfirman dalam surat Saba : 39,

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
"katakanlah sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rizki bagi siapa saja yang dia kehendaki diantara hamba hamba-Nya dan menyempitkan (rizki) Bagi (siapa saja yang dikehendaki), Harta apa saja yang kalian nafkahkan, niscahaya Dia akan menggantinya, dan Dia-lah sebaik baik pemberi rizki'.

Rasulullah bersabda :




"sedekah itu tidak mengurangi harta".

Kelima Jujur dalam hal bertransaksi baik berupa membeli, menjual, berniaga, maupun yang semisalnya.

Rasulullah bersabda:
"Dua Orang yang saling bertransaksi memilih hak hiyar, melanjutkan atau membatalkan akad sepanjang keduanya belum berpisah, apabila keduanya saling berlaku jujur dan transparan, Allah akan memberkahi keduanya dalam bertransaksi mereka, akan tetapi bila keduanya saling berdusta dan menyembunyikan, keberkahan akan dihapus pada transaksi mereka berdua".

Keenam : memanfaatkan waktu pagi dalam menunaikan segala amalan dan pekerjaan.
Rasulullah bersabda :
"Ya Allah berkahilah umatku pada waktu waktu pagi mereka".

Ketujuh Ridho akan pembagian dan pemberian Allah

Rasulullah bersabda :
"sesungguhnya Allah menguji hamba-Nya terhadap segala sesuatu yang dia berikan kepada (hamba) tersebut, barang siap yang meridhoi apa apa yang Allah bagikan untuk nya, Allah akan meridhoi hal tersebut untuknya dan melapangkannya, akan tetapi barang siapa tidak ridho , dia taakan diberkahi".

Itulah sebab sebab harta yang diberkahi oleh Allah. mudah mudahan kita bisa mengamalkan hal itu,
sumber majalah Bisnis Muslim.

Wednesday

Cara Menggandakan Harta Atau Uang Menurut Al-Qur'an

Tip Menggandakan Uang
Setiap Manusia yang normal pasti ingin menjadi orang kaya raya, akan tetapi kekayaan itu banyak cara yang di tempuh oleh manusia, baik melalui usaha bisnis, bekerja menjadi karyawan diperusahan, menjadi petani, menjadi pengajar dan macam macam lainya.

Intinya mereka yang mencari nafkah tujuanya untuk kesejahteraan dirinya dan keluarga, namun pada keyataanya mencari rizki itu tidak semudah yang kita bayangkan dengan dibuktikan banyak orang sekolah tinggi tujuan utama untuk bekerja, banyak pengangguran dan banyak juga orang setres karena tidak memiliki pekerjaan atau mempunya uang / harta tetapi hutangnya justru banyak.

Tetapi dalam fenomena fenomena dimasyarakat untuk memperkaya diri juga banyak beragam cara ada yang mencari dengan sewajarnya bekerja sesuai syariat dan ada yang ingin kaya mencari jalan pesugihan dimana saja yang penting hasratnya kepengin kaya terpenuhi bahkan ada yang terjrumus dengan sistem Pengandaan Uang.

Ternyata di dalam al-Qur'an banyak ayat ayat yang menjelaskan tentang harta dunia, bagaimana berusaha, bagaimana membangun bisnis, intinya alqur'an menjelaskan bagaiman supaya kita bahagia sejahtera didunia dan diakhirat. salah satunya tentang bagaimana harta yang dimiliki supaya menjadi berlipat ganda.
Tentang Cara Menggandakan Harta  Menurut Al-Qur'an

Disini saya akan mengkutip Al-qur'an mengenai menggandakan harta benda dengan cara yang diprintahkan Oleh Allah, bukan sebaliknya menggandakan harta benda dengan mendatangi dukun dan paranormal atau tempat tempat yang dianggap keramat  sehingga harus anda datang.

Bagaimana Allah mengajarkan cara menggandakan harta benda supaya menjadi banyak, dalam al-Qur'an Surat al Baqoroh ayat 261 disebutkan :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan (infak yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Alloh melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. al-Baqoroh [2]: 261)

Dalam ayat diatas dijelaskan jika anda ingin harta bendanya dilipat gandakan oleh Allah maka rajin rajinlah bersodaqo / infak, misalnya yang digambarkan dalam ayat diatas jika seorang bersodaqoh / infak dengan uang 1000 rupiah maka akan dilipat gandakan menjadi 7 X lipat dan setiap 7 X dilipat gandakan menjadi 100 X lipat, artinya jika infak 1000 X 7 X 100 maka menjadi 700.000.
Coba bayangkan jika anda setiap hari berinfak, paling tidak banyak banyak 1000 rupiah saja. hitungannya satu hari X 30 hari X satu tahun X 700.000 subhanallah banyak sekali harta anda disisi Allah.

Sekarang pertanyaanya apa harta benda itu bisa dibentukan atau diwujudkan?? tentu dengan kekuasan Allah bisa, asal anda melakukan amalan yang diprintahkan Allah yaitu menjalankan kewajiban-kewajibanya dan meninggalkan hal hal yang dilarang oleh Allah. dengan Ikhlas dan istiqomah.

Banyak kisah tentang orang yang selalu bersodaqoh atau berinfak kehidupanya selalu ditolong Allah, yang dulunya miskin bisa menjadi kaya, yang dulunya usahanya bangkrut dengan sodaqoh usahanya menjadi sukses / berhasil.

Dalam hadis Nabi juga dijelaskan :

 مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Pada setiap pagi ada dua malaikat yang turun kepada seorang hamba. Salah seorang dari mereka berdo’a: ‘Ya Alloh, berilah ganti kepada orang yang berinfak’. Yang lainnya berdoa: ‘Ya Alloh, berilah kebinasaan kepada orang yang enggan berinfak’. (HR. al-Bukhori dan Muslim)

Dalam hadis ini menunjukan betapa cintanya Allah terhadap hambanya yang bersodaqoh dibagi hari sampai-sampai Allah  menugaskan para malaikat untuk berperan mendoakan orang orang yang mau menginfakan hartanya agar diganti atau dilipat gandakan dengan yang lebih baik. 

Dalam ayat lain dijelsakan:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Alloh dengan pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Alloh), pasti Alloh akan melipatgandakan balasan kepadanya dengan lipat ganda yang banyak”. (QS. al-Baqoroh [2]: 245)


Pengertian ini siapa yang membelanjakan (diinfakan) harta bendanya maka ia akan diganti dengan berlipat ganda oleh Allah harta tersebut. dan gantinya bisa saja diganti didunia maupun di akhirat kelak.

Mari kita dari sekarang berrajin rajinlah bersodaqoh mudah mudahan dengan sodaqoh segala urusanya ditolong Allah dan selalu mendapat bimbinganya kususnya bagi pembaca artikel ini mudah mudahan diberi kesuksesan dunia ahirat dalam ridlo Allah SWT.aamiin Ya Rabal A'lamin.